Ratusan Aktivis dan Pekerja Seni Datangi Polres Jombang Dukung Kinerja Polri

584

JOMBANG || faktaindonesia.co.id – Ratusan orang aktivis dan pekerja seni mendatangi Mapolres Jombangi, Rabu (2/11/2022). Kedatangan mereka ke kantor polisi di Jl KH Wahid Hasyim itu untuk memberikan dukungan kinerja.

Ratusan massa yang tergabung dalam FRMJ (Forum Rembug Masyarakat Jombang) itu datang dengan membawa pengeras suara sound sistem. Mereka melakukan orasi-orasi dukungan kepada korps bhayangkara. Tak hanya itu, kesenian jaranan dan reog juga tampil di depan Mapolres Jombang.

Setelahnya, masing-masing massa aksi baris berjejer di Jl KH Wahid Hasyim memegang tulisan tagar #Kami Masih Butuh Polisi. Aksi itupun menambah suasana menjadi haru.

Ketua FRMJ Kabupaten Jombang, Joko Fattah Rochim, mengatakan aksi yang dilakukan di Mapolres itu sebagai bentuk dukungan kepada institusi kepolisian di tengah terpaan sejumlah kasus yang dilakukan oleh oknum anggota kepolisian hingga berdampak menurunnya kepercayaan publik.

“Kita masih butuh polisi, karena kalau tidak ada polisi, kegiatan apapun tidak akan bisa berjalan lancar. Maling dan kejahatan bentuk apapun akan semakin merajalela,” kata Fattah.

Fattah menegaskan, organisasi yang ia pimpin akan mendukung semua langkah Kepolisian dalam melaksanakan tugasnya sebagai pelindung, pengayom dan pelayanan masyarakat.

“Kita akan terus mendukung tugas Kepolisian dalam penegakan hukum di Negara ini,” kata Fattah.

Beberapa bulan terakhir, institusi Kepolisian diterpa masalah hingga citranya menurun.

Fattah menilai, serangkaian peristiwa yang terjadi pada korps seragam coklat itu hanya dilakukan oleh oknum dan bukan institusi. Menurut Fattah, tidak semua Polisi seperti itu dan masih banyak Polisi yang baik.

“Saya percaya tidak semua polisi seperti itu. Masyarakat harus memahaminya, itu hanya segelintir oknum,” tegasnya.

Fattah juga memberikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang telah menindak tegas oknum polisi yang diduga melakukan pelanggaran kode etik maupun tindak pidana.

“Saya setuju dengan Kapolri yang menindak tegas oknum polisi yang merusak citra lembaga Kepolisian dengan memproses hukum,” ucapnya.

Fattah berharap, kasus-kasus serupa tidak terjadi di Jombang. Sejauh ini, Fatah menyebut situasi Kamtibmas di wilayah Jombang juga sangat kondusif dan tidak ada masalah.

“Selama ini (kepolisian) di Jombang tidak ada masalah, aman-aman saja. Jangan sampai terjadi di Jombang,” tandasnya.

Kapolres Jombang, AKBP Moh Nurhidayat mengucapkan terima kasih atas dukungan dari FRMJ tersebut. Namun demikian, pihaknya terus akan mengevaluasi kinerja anggota guna peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih. Kami akan mengoreksi dan mengevaluasi bahwa banyak masyarakat yang masih membutuhkan kehadiran Polri. Ini adalah amanah bagi kami untuk dijalankan dengan sebaik-baiknya,” ujar alumni Akpol tahun 2002 ini. (red)

iklan bawah berita