Penjualan Buku Paket & Seragam Bagi Sekolah Negeri, Wagub Jawa Timur Emil Dardak: Jangan Sampai Terbebani

580

Surabaya || faktaindonesia.co.id- Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur Dr. H. Emil Elestianto Dardak mengatakan, sekolah jenjang SMA dan SMK Negeri di Jawa Timur 100 persen gratis bagi siswa tidak mampu dan yang mampu. Bukan tanpa alasan, jika ada wali murid yang membayar, itu adalah sumbangan sukarela yang sifatnya tidak boleh dipaksakan.

“Kalau sekolah memaksa atau meminta sumbangan, bilang saja di tagih ke saya (Wagub Jawa Timur Emil Elestianto Dardak),” tutur Wagub Emil Dardak, disela wawancara seusai mengikuti Hari Jadi Provinsi Jawa Timur Ke 77, bertempat di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (12/10).

Dia menyampaikan bahwa, sumbangan kepada sekolah bersifat sukarela. Sukarela artinya, wali murid boleh menyumbang. Namun, juga tidak dipaksa jika tidak menyumbang.

“Bahkan dipaksa secara halus pun tidak boleh,” katanya.

Kemudian, Ketua DPD (Dewan Perwakilan Daerah) Partai Demokrat Provinsi Jawa Timur juga memberikan contoh, jika memaksa untuk menyumbang secara halus, misalnya, pihak sekolah memanggil penyumbang ke depan kelas dan mencatat sumbangan.

“Orang yang tidak menyumbang kan jadi ketahuan. Tidak begitu caranya,” tutur Emil.

Oleh karena itu, dengan memberikan pendidikan gratis dan berkualitas jenjang SMA dan SMK Negeri di Jawa Timur, merupakan salah satu program bersama dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Termasuk memperbaiki kualitas tenaga pendidik hingga sarana pendidikan tersebut.

Sehingga, hal demikian cenderung mengkesankan seakan-akan itu wajib. Kalaupun tidak mengikuti menyumbang, proses nanti ruwet (rumit).

“Saya sampaikan sekali lagi, jangan dibuat dalam format yang kemudian membuat para wali murid itu di paksa,” pesan Emil Dardak.

Bagi SMA dan SMK Negeri di Jawa Timur terkait dengan adanya penjualan buku paket tersebut, Emil menyatakan tidak diperbolehkan. Itu tidak ada dipaksakan dalam kaitannya kebutuhan sekolah.

“Pokoknya saya tegaskan, jangan sampai ada yang terbebani, baik itu masalah penjualan seragam, dan masalah penjualan buku (paket), serta itu tidak ada yang sifatnya mutlak,” tegasnya (ynt/mnf)

iklan bawah berita