Berjalan Lancar, ANBK SMK Ketintang Surabaya Termonitoring Pengawas Cabdin Provinsi Jawa Timur

580

Surabaya || faktaindonesia.co.id – Memasuki gelombang ke-2 (dua), siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ketintang Kota Surabaya mengikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Pelaksanaan ANBK tersebut, diadakan pada Rabu 31 Agustus, sampai Kamis 1 September 2022 berlangsung lancar.

Kepala Sekolah (Kepsek) SMK Ketintang Kota Surabaya, Agung Nugroho, S.E., M.M., menilai bahwa pelaksanaan ANBK menurutnya sangatlah bagus. Karena, hal demikian sebagai penilaian bukan hanya bagi siswa, tetapi lebih mengarah pada peningkatan mutu sekolah.

Kepsek SMK Ketintang Surabaya Agung Nugroho mendampingi Pengawas Cabdin Provinsi Jawa Timur Anastasia Moertodjo disela memonitoring pelaksanaan ANBK. (dok.faktaindonesia.co.id)

“Jadi, ini sebagai bentuk untuk mengukur tingkat literasi, maupun numerasi siswa,” kata Agung Nugroho saat diwawancarai faktaindonesia.co.id, Rabu (31/8/2022).

Dengan dilaksanakan ANBK seperti ini, Agung bilang, siswa akan menjadi terbiasa bukan hanya membaca soal pada ujian, tapi akan banyak hal disampaikan, termasuk pemaknaan dari salah satunya survei lingkungan belajar.

“Ini kan intinya, terkait dengan karakter siswa termasuk kualitas, maka semuanya menjadikan unsur peningkatan dan pengembangan mutu sekolah. Saya yakin anak-anak merasa senang dan tentu tidak ada beban,” tuturnya.

Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Kurikulum SMK Ketintang Kota Surabaya, Vitha Cahyaningrum, S.Pd., menuturkan untuk peserta didik mengikuti ANBK terdiri dari sebanyak 45 peserta didik utama, hingga 5 peserta didik sebagai cadangan.

“Nah, peserta didik kita dipilih secara random atau acak oleh dinas, dan tujuan itu mengikuti pelaksanaan ANBK ketentuan dari Kemendikbud Ristek RI dalam pemetaan mutu sistem pendidikan tingkat satuan pendidikan dasar, dan menengah menggunakan instrumen asesmen kompetensi minimum survei karakter, dan lingkungan belajar,” ujarnya.

Vitha menyebut, pelaksanaan ANBK terdapat sesi pertama dengan memakai sarana prasarana (sarpras) laboratorium milik SMK Ketintang Kota Surabaya.

“ANBK dilaksanakan mulai pukul 07:30 WIB, sampai pukul 10:30 WIB yang berlangsung berjalan maksimal serta komputer digunakan para siswa tidak terdapat kendala Alhamdulillah berjalan lancar,” imbuh dia.

Sementara, Pengawas Cabang Pendidikan (Cabdin) Provinsi Jawa Timur, Dra. Anastasia Moertodjo, M.T., menyampaikan proses ANBK berlangsung tugas pengawas memonitoring dan penilaian untuk sekolah agar saat pelaksanaan itu yang realiable atau dapat dipercaya dan diandalkan. Menurut dia sisi itu memang untuk pengawasan harus dari luar sekolah, supaya nanti lebih transparan.

“Saya pastikan semua aktivitas ANBK berjalan sesuai rencana dengan tupoksi yang ada, mulai awal pelaksanaan, sampai akhir nantinya. Sehingga, quality control atau pengendalian mutu, ataupun kualitas dipastikan tidak ada kendala,” jelasnya. (ynt/adv)

iklan bawah berita