Soal Survei Pilgub Jawa Timur Versi ARCI, Reaksi PKB: Masih Kader Kami Khofifah

513

Surabaya || faktaindonesia.co.id – Survei Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) menempatkan petahana Khofifah Indar Parawansa sebagai sosok dengan elektabilitas (keterpilihan) tertinggi di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2024.

Menanggapi hasil tersebut, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur menyebutkan bahwa, Khofifah sebagai kader mereka. PKB akan memback up penuh kader yang berasal dari Nahdlatul Ulama (NU).

“Sebagai partai NU, fokus kami saat ini memback up kader NU, ya Ibu Khofifah yang notabenenya Ketua Umum (Ketum) PP muslimat NU. Beliau memimpin Jawa Timur dengan sangat baik,” ucap H. Fauzan Fu’adi, S.I.Kom., Bendahara Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jawa Timur kepada faktaindonesia.co.id, Kamis (21/7).

Dia mengaku, Khofifah sampai saat ini masih kader PKB. Bahkan, dalam beberapa kesempatan, Khofifah masih memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) PKB.

“Bagaimanapun, Bu Khofifah masih PKB, masih kader kami. Dalam berbagai kesempatan, beliau sering sampaikan sendiri, KTA PKB masih beliau simpan,” ujarnya.

Fauzan yang menjabat Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim ini telah enggan memusingkan soal survei Pilgub Jatim. Selain PKB masih mensupport penuh Khofifah, pihaknya juga memiliki kader internal yang namanya sudah masuk di radar survei. Salah satunya Ketua DPW PKB Jawa Timur Abdul Halim Iskandar.

“Ya, bukan tidak mungkin (PKB usung Halim), kalau kader kompak menghendaki beliau untuk turun gunung, saya kira beliau akan istikharah dan konsultasi kepada para kyai di Jawa Timur. Keputusan apapun yang nanti akan beliau ambil, kader akan sami’na wa atho’na,” tutur Fauzan

Menurutnya, Pak Halim secara kapasitas, lebih dari mumpuni untuk memimpin Jawa Timur. Tapi, pihaknya tidak mau terburu-buru dan menunggu perintah masyayikh seperti apa?.

“PKB kan partainya NU, partainya para kyai. Tentu kita akan mendengarkan dawuh beliau seperti apa nantinya,” kata Fauzan.

Politisi DPRD Provinsi Jawa Timur daerah pemilihan (dapil) XII Tuban-Bojonegoro juga menyampaikan, soal Pilgub Jatim 2024, kader akan ikut komando pusat untuk urusan pendukungannya.

“Keputusan apapun yang nanti akan beliau ambil, kader akan sami’na wa atho’na. Untuk sementara ini, kami belum fokus ke Pilgub, masih lama,” paparnya.

Fauzan juga turut mengkomentari elektabilitas PKB di Jawa Timur yang menjadi nomor wahid. Menurut dia, hal yang wajar, karena pemilih Jawa Timur didominasi NU.

“Partainya NU ya PKB, jadi wajar ketika PKB nomor wahid di Jawa Timur. Karena mayoritas pemilih di Jawa Timur NU,” jelasnya. (mnf/ries)

iklan bawah berita