Bapenda Kota Surabaya Berjanji Akan Perbaikan Sistem Soal Bocornya Pajak Parkir

393

Surabaya || faktaindonesia.co.id – Terkait persoalan kebocoran pajak parkir valet yang sebelumnya dibahas dalam hearing Komisi B DPRD Kota Surabaya, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya Musdiq Ali Suhudi menyatakan, untuk kebocoran itu akan di integrasikan (pembauran) pada sistem online, sehingga itu masih dimungkinkan.

“Jadi, sebenarnya kalau hal tersebut bisa bocor soal pajak parkir. Kami kira, saran dari teman-teman Komisi B DPRD Surabaya tadi sangat setuju,” ungkapnya, Selasa (28/6).

Musdiq menyebut, parkir valet sekarang tarif pajak lebih tinggi sebesar 30 persen. Akan tetapi, nantinya semua parkir tarifnya sama yang di atur dalam Undang-Undang (UU) No 1 Tahun 2022.

Karena itu, pihaknya akan melakukan proses penyusunan. Maka tahun depan bisa terlaksana.

“Ini tahap proses penyusunan UU No 1 Tahun 2022 itu. Isinya, tentang hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Sebab itu, dia berjanji sistem akan di perbaikinya,” kata Musdiq. (ynt/yud)

iklan bawah berita