Tercebur Kolam Ikan, Nenek 87 Tahun di Tulungagung Ditemukan Tewas

215

Tulungagung, faktaindonesia.co.id – Seorang nenek ditemukan tewas tenggelam di kolam ikan milik menantunya sendiri di Desa Sumberingin Kidul, Ngunut, Tulungagung.

Kapolsek Ngunut Kompol Rudi Purwanto SH mengatakan, peristiwa itu dialami Atim (87) warga Desa Sumberejo Wetan, Ngunut, Tulungagung, Selasa (24/5/2022).

Dijelaskan Kompol Rudi, kejadian itu bermula saat korban keluar rumah bermaksud jalan-jalan di sekitar rumahnya.

“Pada hari Selasa, tanggal 24 Mei 2022, sekira pukul 12.30 WIB, awal mulanya saksi Sdr.Yahman (menantu korban) melihat bahwa korban keluar rumah bermaksud jalan-jalan di sekitar rumahnya,” ungkapnya.

Lanjut Kompol Rudi, korban yang tidak kunjung pulang untuk makan siang, sehingga seluruh keluarga korban berupaya mencari keberadaan korban.

Selanjutnya pada pukul 15.30 WIB, sewaktu menantu korban memberikan pakan ikan gurame di kolam yang berjarak 100 meter dari rumahnya terkejut melihat korban dalam kondisi tercebur kolam dengan keadaan mengapung diatas permukaan kolam dan sudah meninggal dunia.

“Mengetahui kejadian tersebut, menantu korban berteriak meminta tolong memanggil tetangganya. Yang selanjutnya mengevakuasi tubuh korban dari permukaan kolam,” terangnya.

Selanjutnya saksi melaporkan ke pemerintah Desa Sumberingin Kidul untuk selanjutnya diteruskan ke Polsek Ngunut guna proses lebih lanjut.

“Setelah menerima laporan, piket jaga dan piket Reskrim Polsek Ngunut mendatangi TKP dan mendapati saat itu korban dalam keadaan sudah meninggal dunia,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan saksi, korban mengalami penyakit kronis dalam cukup lama dan pikun.

Dari hasil pemeriksaan gabungan Tim Inafis Polres Tulungagung dan nakes Puskesmas Balesono, tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban.

Seperti diketahui, belakangan ini banyak terjadi kasus korban tenggelam di kolam ikan khususnya di wilayah Tulungagung. Maka dari itu pihaknya memberikan himbauan kepada masyarakat guna mengantisipasi kasus serupa supaya tidak terulang kembali.

“Agar tidak terjadi kejadian serupa, kami dari Kepolisian menghimbau kepada seluruh pemilik kolam ikan untuk memasang jaring pengaman di sekeliling kolam guna mengantisipasi terjadinya korban tenggelam,” pungkas Kompol Rudi.
(88GG)

Reporter: Anggun

iklan bawah berita