Opsi Biner, Investasi atau Judi? Ini Pendapat Mereka

188

Faktaindonesia.co.id – Beberapa hari ini topik affiliator binary option ramai menjadi perbincangan publik setelah maraknya investasi bodong berkedok trading forex atau disebut jual-beli mata uang. Para youtube konten kreator mulai dari dr. Tirta, Denny Sumargo, bahkan Deddy Corbuzier juga membahas topik affiliator binary option melalui podcast di channel youtube mereka masing-masing.

Banyak yang memperdebatkan binary option apakah judi atau investasi trading?

Begini pendapat Raymond Chin salah satu konten kreator youtube dan juga seorang entrepeneur muda, “Kalau misalnya trader, dari katanya saja ‘trade’ yang artinya pertukaran, kita menukarkan sesuatu. Kalau kita beli kita punya sesuatu, kalau kita jual kita tidak mempunyai sesuatu. Kayak saham, crypto, NFT, pas kita beli kita memiliki, pas harga naik kita jual dan kita untung. Di binary option itu kita tidak punya barangnya, kalian cuman nebak harga naik apa turun, kalian keluarin uang tapi kalian tidak punya barangnya,” terang Raymond dalam vidio pendeknya, Selasa (01/02/22).

Anggota komisi IV DPR RI Abdul Hakim Bafagih juga berkomentar saat Raker dengan Menteri Perdagangan, “Ada judi yang berbentuk trading, kalau di media sosial terkenal dengan binary option, jadi bicaranya trading padahal judi, kemudian tidak ada underline asetnya, skema pemasarannya menggunakan afiliasi, menggandeng influencer-influencer dan besar indikasi ada unsur manipulatif disitu, yang saya ingin tanyakan bagaimana pengawasan dari BAPPEBTI, karena korbannya sudah banyak, dan tidak ada izinnya,” Begitu pungkasnya Abdul Hakim saat Raker dengan menteri perdagangan, Senin (31/01/22).

“Makanya kami ingin tahu, BAPPEBTI bisa melakukan pengawasan tidak disini. Persoalannya publik mesti tahu. Kami juga ingin Kementerian perdagangan khususnya BAPPEBTI itu mengedukasi publik kita. Karena publik kita ini belum siap 100% informasi-informasi daripada dunia digital. Sesuatu yang ditunjukkan menjadi kehebohan di media sosial, itu gampang terpancing dan gampang tergiur,” Imbuh Abdul Hakim mengungkapkan keresahan yang publik alami saat ini.

Selain memperdebatkan judi atau trading, ada juga yang menduga praktik para affiliator binary option ini justru menjerumuskan ke jurang kekalahan. Pasalnya, Ichal Muhammad salah satu artis mantan affiliator binary option dan juga seorang kreator youtube, membongkar sisi gelapnya dunia binary option. Ichal menjelaskan pembagian hasil affiliator untuk member yang mendaftar melalui referralnya yaitu dengan persentase 70:30.

“30% untuk aplikasinya dan 70% ke saya dari loss (kekalahan member),” Ungkapnya dalam podcast chanel youtube PANTENGIN TV.

Beberapa platform aplikasi binary option tenar dan tidak asing di Indonesia, berapa diantaranya Olymtrade, Binomo, Quotex, Rubiktrade, binary.me, dan masih banyak lagi. (Reza)

iklan bawah berita