Stok Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter Kosong, Ini Kata Alfamart dan Indomaret

248

Jakarta, faktaindonesia.co.id – Hingga hari kedua usai resmi didistribusikannya minyak goreng satu harga yang dibanderol Rp 14.000 per liter sejak Rabu (19/1/2022) kemarin, masih menyita banyak antusias dari masyarakat.

Masyarakat banyak yang mengaku sulit mendapatkan minyak goreng lantaran habis dan stoknya kosong.

Salah satu pengguna Facebook @Naura Azz mengaku cukup sulit untuk mendapatkan minyak goreng kemasan 1 liter padahal sudah mencari ke ritel Alfamart hingga Indomaret.

“Alfa..Indo..di Lampung Utara Bukit Kemuning..minyak ludes truss gimana sampai segitunya yah Allah cuma mau beli 1 liter gk ada lgi,” tulis dia di salah satu akun grup facebook yang diberi nama grup promo Alfamart & Indomaret.

Hal serupa juga dirasakan pengguna facebook lainnya @NurAfiah.

“Alfa daerah Sukabumi-Suklarang minyak sudah goib nih,” tulis dia.

Menanggapi hal itu, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) dan PT Indomarco Prismatama (Indomaret) buka suara.

Corporate Communication GM PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) Nur Rachman mengatakan, stok minyak goreng kelapa sawit di gudang masih mencukupi jumlah permintaan.

Memang diakui dia ada beberapa gerai yang mungkin mengalami kekosongan stok karena euforia masyarakat yang tinggi sehingga buru-buru (panic buying) membeli minyak goreng.

“Namun mulai hari ini pasokan distribusi mulai mengalir ke toko untuk pemenuhan ketersediaan barang,” kata Nur Rachman, Jumat (21/1/2022).

Lebih lanjut, Nur Rachman mengakui pihaknya memang masih membatasi pembelian minyak goreng. Hal ini dilakukan agar lebih banyak konsumen lain yang bisa mendapatkan minyak goreng.

“Namun setelah jumlah permintaan dan persediaan sudah normal kembali, kami tidak akan membatasi jumlah pembelian,” kata Nur Rachman.

“Intinya ini bukan program promo yang hanya beberapa waktu, jadi konsumen tidak perlu khawatir untuk mendapat minyak goreng Rp 14.000 per liter ini. Kalau permintaan dan persediaan sudah normal kembali, pasti tidak akan kami batasi,” lanjut dia.

Sementara itu, Marketing Director PT Indomarco Prismatama (Indomaret) Darmawie Alie mengamininya. Dia mengatakan, masyarakat tidak perlu panic buying lantaran stoknya dijamin oleh pemerintah.

“Mengenai ketersediaan minyak goreng pemerintah terus berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dengan harga yang terjangkau. Pesan kami, masyarakat tidak perlu khawatir atau panic buying, belanja secara wajar sesuai kebutuhan dan tetap disiplin protokol kesehatan,” kata dia.

Dia menambahkan, pihaknya pun sudah menempelkan papan pemberitahuan yang menginformasikan bahwa setiap pembelian minyak goreng di Indomaret dibatasi.

“Kami batasi, minyak goreng kemasan 2 liter maksimal boleh dibeli 2 pieces, minyak goreng kemasan 1 liter maksimal boleh dibeli 1 pieces, dan minyak goreng kemasan 5 liter maksimal 1 pieces,” kata Darmawie. (AZ88)

iklan bawah berita