Kepala Desa Bogo Terkesan Enggan Diwawancarai Seusai Pelantikan Perangkat Desa Baru

227

Kediri, faktaindonesia.co.id
Rabu 29/12/2021, bertempat di Balai Desa Bogo, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri pukul 11.00 WIB sampai selesai, dilaksanakan Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan 1 Perangkat Desa baru, perangkat desa yang baru dilantik sebagai Kasi Pelayanan.

Pengambilan Sumpah dan Pelantikan dipimpin oleh Kepala Desa Bogo dan dihadiri Camat Plemahan beserta jajarannya, Kapolsek beserta Anggota, Danramil beserta anggota, Panitia Pemilihan Perangkat Desa, Ketua BPD beserta anggota, perwakilan Tokoh Masyarakat, perwakilan Tokoh Agama dan keluarga perangakat desa baru.

Setelah pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, acara inti segera di mulai dengan pembacaan Keputusan Kepala Desa Bogo, Kecamatan Plemahan. Acara dengan Pengambilan Sumpah oleh Kepala Desa Bogo kepada perangkat terlantik sekaligus pembacaan naskah pelantikan.

Setelah itu dengan penandatanganan Berita Acara pengambilan sumpah oleh perangkat Desa baru, dilanjutkan dengan penyerahan SK oleh Kepala Desa kepada perangkat Desa yang baru dilantik. Setelah itu memasuki acara sambutan oleh Kepala Desa Bogo.

Dalam sambutan, Kepala Desa Bogo, Andik Setya terkesan terburu-buru untuk menyampaikan sambutannya. “Ikan sepat ikan gabus, lebih cepat lebih bagus,” begitu ucapnya saat mengakhiri sambutannya.

Dan ketika awak media hendak mewawancarai, Kepala Desa Bogo terkesan enggan untuk diwawancarai.

Padahal, dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang pers, tertulis aturan tentang pers, termasuk ketentuan umum, asas, fungsi, hak, kewajiban, dan peranan pers.

Hak atas Informasi menjadi sangat penting karena makin terbuka penyelenggaraan negara untuk diawasi publik, penyelenggaraan negara tersebut makin dapat dipertanggungjawabkan.

Hak setiap Orang untuk memperoleh Informasi juga relevan untuk meningkatkan kualitas pelibatan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan publik. Partisipasi atau pelibatan masyarakat tidak banyak berarti tanpa jaminan keterbukaan Informasi Publik. (Tim)

iklan bawah berita