Kades Budi Lantik Dua perangkat Desa Turus

0 152

Kediri, FaktaIndonesia.co.id,- Setelah melalui proses penjaringan dan ujian, dua putra terbaik Desa Turus, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Muh. Shobikhul Huda dan Ichsan Fachrudi Adichandra, akhirnya ditetapkan sebagai Kaur Umum dan Perencanaan, serta Sekretaris Desa oleh Panitia Pengisian Perangkat Desa setempat pada Rabu (15/12/21).

Keduanya kemudian diambil sumpah jabatan dan dilantik oleh Kepala Desa Turus, Budi Santoso di hadapan puluhan tokoh masyarakat, tokoh agama, Lembaga Desa Turus, seperti BPD, LPMD, Ketua RT / RW, Karang Taruna, TP PKK dan lain sebagainya.
Hadir pula dalam kesempatan tersebut, Camat Gurah, Drs. H. Kaleb Untung Satrio Witjaksono, MM, Kapolsek Gurah, Kapolsek Gurah, Iptu Roni Robi Harsono bersama Bhaminkamtibmas Turus, Bripka Dodot Setiawan, Plt. Danramil 0809/12 Kapten Arm Bangun Budi Adi bersama Babinsa Turus, Ahmad Djailani, serta Anggota Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Kediri, Khusnul Arif, S.Sos.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Turus, Budi Santoso mengaku bersyukur karena berkat do’a restu dari masyarakat, sehingga tahapan mulai penjaringan, ujian hingga pelantikan perangkat desa ini bisa berjalan dengan lancar.
“Siapapun yang menjadi pemimpin, ini adalah wakil dari Panjenengan semuanya. Jadi ini bukan yang terbaik dari yang paling baik, karena pemimpin itu bukan hanya ketika menjadi perangkat atau kepala desa saja, tetapi semua warga Turus adalah pemimpin,” katanya.

Menurut Kades Budi, pemimpin itu harus membawa kemaslahatan untuk desanya, membawa kesejahteraan bagi warga desanya, yang secara ikhlas tanpa ada imbalan dengan apa yang dikerjakan, pasti akan dinilai dan dibalas oleh Allah SWT. Jadi sebagai kepala desa itu cuma sekedar wujud, dan sejatinya semua warga adalah pemimpin.
“Dengan lengkapnya perangkat desa Turus, saya harapkan dapat lebih menunjang kinerja pemerintahan, dan mempercepat pembangunan desa. Karena ibaratnya orang berjalan itu sudah tidak pincang lagi,” tutur Kades Budi Santoso.

Beliau juga berpesan kepada kedua perangkat desa yang baru saja dilantik, bahwa disini harus benar-benar mengabdi, bukan untuk berhitung labia tau rugi. Sehingga kalau sudah niat untuk menjadi perangkat, tidak ada batasan kerja.
“Panjenengan sebagai pengabdi, bukan penjabat pegawai negeri. Jadi Sekretaris Desa dan Kaur Umum itu tidak bisa naik pangkat. Tidak bisa mencalonkan diri menjadi camat. Namun kalau ingin naik pangkat, ya harus mencalonkan menjadi kepala desa, bupati, atau DPRD seperti Abah Pipin ini,” ujarnya sambil menunjuk Anggota DPRD Kabupaten Kediri, Khusnul Arif, S.Sos.

Kades Budi juga menegaskan, karena sudah niat untuk menjadi perangkat, maka tempat pengabdiannya juga di desa setempat. “Mari kita jaga dan wujudkan Desa Turus lebih maju, lebih sejahtera dari sebelumnya. Tunjukkan dirimu untuk desamu, keluargamu, agamamu, negaramu, dan untuk semuanya,” tegasnya.
Sementara itu, Camat Gurah, Drs. H. Kaleb Untung Satrio Witjaksono, MM dalam sambutannya mengatakan, kekosongan Perangkat Desa Turus sudah beberapa tahun terjadi, sehingga perlu segera dilakukan pengisian.

“Kepada kedua perangkat desa yang baru dilantik, saya ucapkan selamat bertugas, selamat mengabdi. Sebagaimana dikatakan Pak Kades, jadi perangkat desa itu adalah pilihan hidup dan tidak sama dengan ASN yang tugasnya dibatasi dengan waktu. Sedangkan perangkat desa itu jam kerjanya 24 jam harus siap melayani masyarakat,” jelasnya.

Camat Kaleb juga mengungkapkan, masyarakat sudah menanti buah karya nyata. Jabatan perangkat desa tidak ada jenjang karier, tetapi menjabat mulai dilantik sampai batas usia 60 tahun. Kecuali sebelum waktu tersebut ada proses politik seperti mengikuti kontestasi pilkades, pemilihan kepala daerah, maupun legislatif.
“Oleh karena itu, kalian sudah mengambil sikap pilihan hidup menjadi perangkat, mulai hari ini Bismillah setelah dilantik nawaitu untuk beribadah mengabdi kepada masyarakat. Karena hari kalian sudah dilantik dan disumpah di bawah kitab suci, bukan hanya sekedar seremonial saja

iklan bawah berita